Pages

Minggu, 03 Mei 2020

Selembar Klise #1

Hai insan yang suka menulis juga membaca kata-kata klise yang katanya sih, puitis.
Apa kabar? Kabar baik hari ini diharapkan.

Rindu: Hai Pilu?
Rindu, satu kata yang sulit kita jelaskan makna sesungguhnya.
Bagi sebagian mereka, rindu bukanlah suatu hal yang sesulit itu.
Bisa ditahan walau memang hati di dalamnya sebenarnya meronta-ronta.
Tetapi, bagi sebagian lainnya, perkara rindu bukanlah sebuah hal yang dapat dikesampingkan.

Hati yang lemah, menyebabkan jantung tidak dapat memompa selayaknya hari-hari lain.
Gelisah, sakit, juga pilu meskipun tidak tahu di bagian mana bermasalahnya.
Air mata berjatuhan, entah itu diminta ataupun tidak.
Pikiran? Berkelana jauh entah kemana. Membuat diri tampak menyedihkan.

Bagus, jika rasa rindu itu dapat terbalaskan dan sembuh segera.
Beruntung, jika dapat bertemu dengan yang dirindukan.
Apalagi yang dirindukan ternyata berkata bahwa ia merindukanmu kembali.
Sekitar diri terasa seperti dipenuhi emoticon bunga juga hati.

Lantas, bagaimana dengan tidak terbalaskan?
Dia yang masih hidup, ternyata tidak ingin kita rindukan.
Dia yang sering kita jumpai, ternyata tidak merindukan kita kembali.
Dia yang sangat dekat denganmu, bahkan tidak tahu perasaan itu.
Yang lebih menyakitkan, ketika yang dirindukan telah meninggalkan semesta.

Iya, pedih.
Sangat pilu. Bahkan diri sendiri tidak bisa mengukur betapa akan pilunya.

Tetapi jangan menyalahkan, apalagi menyesal.
Perasaan bukan sesuatu yang dapat disalahkan dan disesali.
Karena ia datang begitu saja, tanpa ada perencanaan sebelumnya.
Anugerah bagi kita, masih bisa merasakan bagaimana beragamnya jenis perasaan.

Berdoa saja, semoga mereka yang dirindukan selalu diberikan kebahagiaan.
Entah masih sefrekuensi dengan kita di alam semesta ini ataupun tidak.
Entah rindu itu terbalaskan oleh mereka atau tidak.

Percayalah.
Rencana Tuhan lebih indah.

-Syakirah, Mei'3-

Ig: anggunsyakirah

Minggu, 01 Maret 2020

Makan NANAS dan Makanan PEDAS Saat Hamil, Berbahayakah?

Mitos-Mitos Saat Kehamilan Mengenai Hal yang Dikonsumsi

Hai teman-teman online🙋
Kali ini anggun bakalan sharing sedikit nih, tentang kebiasaan kita yang takut sama berbagai macam mitos.
Sebelumnya teman-teman online pasti udah tahu kan?
Kalau Indonesia itu terkenal akan keragaman suku dan budayanya. Oleh karena itu, hingga sekarang adat-istiadat di Indonesia masih terjaga kekentalannya. Salah satunya yaitu "Mitos atau Takhayul". Ada banyak sekali mitos yang tumbuh dan berkembang di Indonesia. Apalagi bagi ibu hamil. Banyak banget hal-hal yang ditakuti karena adanya mitos-mitos ini. Meskipun kita enggak tahu kapan lahirnya mitos tsb. ((padahal nggak kenal, tapi udah takut duluan😄))
Dalam tulisan kali ini, anggun bakalan ngebahas dua mitos dan juga pembuktian berdasarkan kandungan gizinya!
Kalau penasaran sama mitos lainnya, teman-teman online bisa baca di link yang anggun cantumin dibawah, ya! 


Sebelum baca penjelasannya, nih ada videonya buat teman-teman yang audiovisual. Tonton dulu yaa!

  • Mengonsumsi Makanan yang Pedas akan Mempercepat Si Bayi Lahir
Secara ilmiah, pernyataan ini tidak benar. 
Oleh karena, jika makanan pedas ini dikonsumsi secara wajar, maka tidak masalah bagi ibu hamil dan juga kandungannya. Malahan, makanan pedas dapat mempercepat proses metabolisme tubuh dengan bantuan Capsaicin yang menimbulkan sensasi panas dan terbakar. Sehingga berat badan, detak jantung, dan juga suhu tubuh tetap ideal.

Tetapi, jika dikonsumsi secara berlebihan memang akan menyebabkan masalah baru. Karena cabai atau rempah-rempah pedas ini akan bereaksi sebagai "iritan" yang akan menyebabkan asam lambung dan memicu buang air besar.

Jika memang sangat ingin mengonsumsi makanan pedas, sebaiknya didampingi dengan minum susu atau madu untuk meminimalisir asam lambung yang mungkin akan naik dan menimbulkan rasa mual.

  • Memakan Buah Nanas akan Membahayakan Kehamilan
Pernyataan ini masih belum terbukti kebenarannya. 
Tetapi jika dikonsumsi dalam jumlah yang normal atau tidak berlebihan maka tidak apa-apa dan masih aman bagi ibu hamil dan janinnya.

Sebenarnya, nanas memiliki kadar keasaman yang tinggi, sehingga kadar asam lambung akan meningkat dan menyebabkan terjadinya penyakit maag. 
Kemudian, di dalam nanas juga terdapat Bromelain. Bromelain ini memang tidak disarankan dikonsumsi bagi ibu hamil. Karena, kandungan ini dapat memecah protein di dalam tubuh dan menyebabkan pendarahan abnormal.

Tetapi jumlah Bromelain pada satu butir nanas tidak akan berpengaruh pada kehamilan.

Jadi, kesimpulannya yaitu mengonsumsi makanan pedas dan juga nanas dalam jumlah yang normal atau wajar tidak akan berbahaya bagi tubuh. Tetapi, jangan konsumsi secara berlebihan karena akan menyebabkan masalah-masalah lain yang tentu saja tidak kita inginkan.
Sebenarnya tulisan ini tidak hanya ditujukan bagi ibu hamil saja, tetapi buat kita semua.

Karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Sesuai dengan perkataan Rasulullah SAW
“Binasalah orang-orang yang berlebih-lebihan.”, tiga kali Rasulullah menyebutkan hadist ini.
Sampai sini dulu tulisan anggun kali ini. Terima kasih sudah meluangkan waktu membacanya hingga akhir dan semoga bermanfaat buat kita semua >,<
Tunggu tulisan anggun selanjutnya, ya teman-teman online!
Thankyou❤




Follow ig: anggunsyakirah

Rabu, 26 Februari 2020

Secarik Puisi #1

Drama Kehidupan


Orang cenderung berinteraksi,
Menggunakan pelindung untuk menutupi keaslian jati dirinya
Kau tahu apa?
Topeng. Bukan sekedar untuk menari ternyata
Tetapi, untuk kelangsungan hidup juga digunakan
Mau tahu yang lebih menusuk?
Kita adalah pemain topeng terhebat


Hasil gambar untuk fake face



Follow ig:  anggunsyakirah